Son & Kane Akhiri Kutukan Trofi, Tapi Bukan Lagi Sebagai Duet Tottenham

SON dan KANE sama-sama merayakan Trophy perdana mereka
Musim 2024/25 menghadirkan momen bersejarah bagi dua mantan ikon Tottenham Hotspur: Son Heung-min dan Harry Kane. Setelah bertahun-tahun berjuang bersama tanpa hasil, keduanya akhirnya mencicipi trofi pertama dalam karier profesional namun dengan jalan yang terpisah. Kisah mereka di Spurs adalah simbol dari “nyaris juara”. Final Liga Champions 2019, dua kali final Carabao Cup (2015 & 2021), semuanya berujung pada kekalahan. Son dan Kane dikenal sebagai duet paling produktif di Premier League, namun tak satu pun gelar berhasil mereka bawa pulang.
Son Heung-min dan Harry Kane saat jadi duet di Tottenham
Son Heung-min dan Harry Kane saat jadi duet di Tottenham

Harry Kane hengkang ke Bayern Munchen pada 2023 demi mimpi juara. Setelah musim debut tanpa gelar, perjuangannya membuahkan hasil di musim kedua. Bayern kembali jadi kampiun Bundesliga dan Kane mencetak 26 gol, sekaligus dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Bundesliga 2024/25.

Harry Kane saat diperkenalkan jadi pemain Bayern Munchen
Harry Kane saat diperkenalkan jadi pemain Bayern Munchen

Sementara itu, Son tetap setia di Tottenham. Di bawah pelatih baru dan dengan skuad muda, Spurs berhasil meraih gelar Liga Europa 2025 usai menundukkan Manchester United 1-0 di final lewat gol Brennan Johnson. Son, kini kapten, akhirnya mengangkat trofi setelah satu dekade setia

Duet Tak Pernah Juara, Juara Setelah Berpisah

Ironi terjadi, mereka akhirnya juara justru setelah tak lagi bersama. Padahal, duet Kane & Son memegang rekor kombinasi gol-assist terbanyak dalam sejarah Premier League. Namun gelar baru datang saat mereka mengejar jalan masing-masing.

Cerita mereka jadi bukti bahwa kesetiaan dan kerja keras memang tak selalu langsung terbayar. Tapi ketika waktunya tiba, hasilnya terasa manis meski bukan lagi sebagai rekan satu tim.

Selama bermain bersama di Tottenham Hotspur, Kane dan Son mencatatkan 37 kombinasi gol-assist, menjadikan mereka pasangan paling produktif dalam sejarah Premier League. Rekor ini melampaui pencapaian sebelumnya yang dipegang oleh Didier Drogba dan Frank Lampard dari Chelsea, yang mencatatkan 36 kombinasi gol-assist. Selain itu, pada musim 2020/21, Kane dan Son juga mencetak rekor untuk kombinasi gol-assist terbanyak dalam satu musim, dengan total 14 kombinasi. Rekor ini sebelumnya dipegang oleh Alan Shearer dan Chris Sutton dari Blackburn Rovers dengan 13 kombinasi pada musim 1994/95.

tatistik Kombinasi Gol-Assist Terbanyak di Premier League

Pasangan Pemain Klub Total Kombinasi
Harry Kane & Son Heung-min Tottenham Hotspur 37
Didier Drogba & Frank Lampard Chelsea 36
Sergio Agüero & David Silva Manchester City 29
Thierry Henry & Robert Pirès Arsenal 29
Teddy Sheringham & Darren Anderton Tottenham Hotspur 27

Rekor ini menegaskan bahwa duet Kane dan Son bukan hanya ikonik bagi Tottenham, tetapi juga tercatat dalam sejarah Premier League sebagai pasangan paling produktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait