kulitbundar.my.id, – 4 September 2025, Lionel Messi memainkan laga yang kemungkinan menjadi terakhirnya di kandang Argentina dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia. Stadion Monumental dipenuhi lebih dari 80.000 suporter yang menyambut dengan hiburan pra-laga dan penghormatan khusus. Argentina yang sudah lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 menampilkan performa penuh emosi dan profesionalisme menghadapi Venezuela.
Messi membuka skor pada menit ke-39 lewat chip cantik setelah menerima umpan dari Julian Alvarez. Empat menit sebelum bubaran, Lionel mencetak gol kedua usai assist Thiago Almada. Di tengah dominasi Argentina, Lautaro Martinez menambah gol ketiga melalui sundulan di menit ke-76.

Sebelum kick-off, Messi terlihat meneteskan air mata saat berdiri bersama anak-anaknya berbaris. Usai bubaran, sambutan tepuk tangan panjang dari penggemar membuat suasana semakin haru. Kedua pihak saling memberi penghormatan Messi sendiri menyebut malam itu adalah cara terbaik untuk mengakhiri kariernya di Stadion Monumental.
Franco Mastantuono menjalani debut senior bersama Argentina sebagai starter menjadi simbol pergantian era. Ia menunjukkan kedewasaan di garis tengah dengan tingkat akurasi pas 86% dalam 69 sentuhan. Di babak kedua, Nico Paz masuk dan melengkapi situasi atmosfer “era baru”.
Laga ini mempertebal reputasi Messi sebagai top skorer sepanjang masa eliminasi CONMEBOL dengan total 36 gol . Penampilannya di 72 kualifikasi kandang mencatat 25 kemenangan, 10 hasil imbang, dan hanya dua kekalahan. Dengan 39 gelar Man of the Match dan puluhan rekor internasional lainnya, laga ini sekaligus menjadi tribute terbaik untuk karier legendarisnya.
Messi membuktikan bahwa meski sudah 38 tahun, performa dan dedikasinya tetap tak tertandingi menghormati karir dengan cara yang elegan. Argentina menutup babak eliminasi dengan poin tertinggi (38 poin), sekaligus memberi pesan dominasi bahwa benua tetap menjadi milik mereka.
keren min
kalau bisa di jelaskan juga cara mengalahkan intermilan saat bermain PS
Cara Mengalahkan Inter Milan di PES atau eFootball
Inti Strategi: Fokus pada kecepatan transisi, exploit ruang di sayap, dan kendalikan lini tengah untuk memutus aliran umpan Inter Milan.
1. Pemilihan Formasi dan Taktik
Formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3
4-2-3-1: Dua gelandang bertahan (CDM) untuk menahan serangan balik mereka.
4-3-3: Tiga gelandang box-to-box memaksa lini tengah Inter ke dalam tekanan.
Taktik “Pressure on Heavy Touch”
Paksa lawan kehilangan bola saat kontrol buruk, lalu cepat merebut dan memulai serangan balik.
“Fast Build Up”
Umbar umpan satu-dua pendek cepat untuk melewati blok pertahanan Inter.
2. Mengendalikan Lini Tengah
Gelandang Bertahan (CDM): Letakkan pemain dengan atribut tackling tinggi (misalnya Marcelo Brozović AI) untuk menggagalkan umpan di area pinggir kotak penalti.
Gelandang Box-to-Box: Pilih pemain stamina tinggi (seperti Nicolò Barella AI) untuk menekan dan cepat membantu serangan balik.
3. Mengeksploitasi Sisi Sayap
Overlap Bek Sayap: Aktifkan opsi overlap pada full-back untuk menciptakan situasi overload di sisi sayap.
Umpan Silang Akurat: Gunakan tombol umpan silang rendah (ground cross) agar striker dapat menyelesaikan peluang dengan lebih mudah.
Cut Inside Winger: Instruksikan winger untuk cutting inside, membuka ruang bagi overlap bek sayap dan menciptakan peluang tembakan dari luar kotak.
4. Serangan Balik (Counter Attack)
Setelah memenangi duel di lini tengah, segera lepaskan serangan balik cepat.
Gunakan “Through Ball” (Tombol △/Y) ke striker cepat untuk memanfaatkan ruang di belakang bek Inter Milan yang naik terlalu tinggi.
5. Bermain Solid di Belakang
Line Defence Sedang: Jangan menggunakan garis pertahanan terlalu tinggi untuk menghindari offside trap yang mudah dibobol pemain cepat.
Marking Tight: Pada saat tendangan pojok atau set-piece lawan, gunakan marking zonal atau man-marking sesuai preferensi tim.
Intercept Passing: Aktifkan instruksi “Cut Passing Lanes” di menu tactics.
6. Manfaatkan Set-Piece
Tendangan Bebas Dekat Kotak Penalti: Pilih taktik “Low Crosses” atau “Layoff Pass” untuk membingungkan pagar hidup Inter.
Tendangan Sudut: Gunakan “Near Post Flick On” untuk menciptakan peluang gol kejutan.
7. Pemilihan Pemain Kunci
Striker Cepat dan Kelincahan Tinggi: Contoh Mario Balotelli AI (jika tersedia), atau cari pemain yang cepat seperti Lautaro Martínez AI.
Playmaker Kreatif: Gunakan gelandang dengan atribut dribbling dan passing tinggi (misalnya Hakan Çalhanoğlu AI).
8. Tips Eksekusi Permainan
Variasi Tempo: Ubah kecepatan build-up; perlambat saat menggiring bola dan percepat saat menyerang balik.
Jangan Terlalu Agresif Tekan: Tekanan berlebih di satu sisi bisa membuka ruang di sisi lain.
Latih Skill Dribbling: Manuver fake shot dan body feint untuk melempangkan bek Inter Milan.
Dengan menerapkan formasi yang tepat, mengendalikan lini tengah, memanfaatkan sayap, dan melakukan serangan balik cepat, Anda dapat mengganggu ritme dan pertahanan Inter Milan dalam PES atau eFootball. Selamat mencoba dan semoga menang!