Liga Champions: Real Madrid Menang atas Benfica, Vinicius Jr Diduga Mendapatkan Perlakuan Rasis

kulitbundar.id, – Liga Champions Real Madrid Menang atas Benfica Vinicius Jr Diduga Mendapatkan Perlakuan Rasis

Real Madrid membawa pulang kemenangan tipis 1-0 dari markas Benfica. Laga ini merupakan leg pertama babak play-off Liga Champions musim 2025/2026. Pertandingan digelar di Estadio da Luz, Lisabon, Selasa malam waktu setempat.

Madrid datang dengan misi balas dendam setelah sebelumnya kalah 2-4 di fase liga. Kala itu, Benfica menang dramatis berkat gol telat kiper Anatoliy Trubin. Kali ini, pasukan Álvaro Arbeloa tampil jauh lebih solid dan terkontrol.

kulitbundar.id, - selebrasi pemain real madrid usai vinicius mencetak gol kemenangan real madrid atas benfica
kulitbundar.id, – selebrasi pemain real madrid usai vinicius mencetak gol kemenangan real madrid atas benfica

Jalannya laga: Vinicius jadi penentu kemenangan

Babak pertama berjalan cukup ketat dengan kedua tim saling bergantian menekan. Benfica mencoba memanfaatkan dukungan penuh suporter tuan rumah sejak menit awal. Namun, Real Madrid mampu mengontrol tempo melalui penguasaan bola yang lebih sabar.

Beberapa peluang hadir untuk Kylian Mbappé dan lini depan Madrid. Di sisi lain, Benfica mengandalkan kombinasi Vangelis Pavlidis dan Gianluca Prestianni. Meski begitu, tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum.

Gol yang dinanti Madrid akhirnya lahir pada awal babak kedua. Pada menit ke-50, Vinicius Jr mencetak gol indah ke pojok atas gawang Trubin. Ia melepaskan tembakan melengkung setelah menusuk dari sisi kiri pertahanan Benfica.

kulitbundar.id, - vinicius jr saat mencetak gol untuk real madrid melawan benfica
kulitbundar.id, – vinicius jr saat mencetak gol untuk real madrid melawan benfica

Gol tersebut menjadi satu‑satunya gol yang tercipta hingga laga berakhir. Real Madrid menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0 yang sangat berharga. Mereka kini memegang keunggulan agregat tipis jelang leg kedua di Madrid.

Dugaan Rasisme kepada Vinicius Jr

Insiden rasisme bermula beberapa detik setelah Vinicius mencetak gol ke gawang Benfica. Setelah bola masuk, ia berlari ke bendera sudut, menari, menghadap tribune tuan rumah. Selebrasi itu langsung memancing emosi pemain Benfica dan suporter di Estadio da Luz.

Dalam situasi panas itu, winger muda Benfica Gianluca Prestianni mendekati Vinicius. Ia tampak berbicara sambil menutup mulut dengan bagian depan jerseynya. Menurut pengakuan Vinicius kepada wasit Francois Letexier, saat itulah Prestianni menyebut dirinya “monyet” atau “mono”.

kulitbundar.id, - protes vinicius jr kepada wasit usai dirinya merasa jadi korban rasisme dari pemain benfica
kulitbundar.id, – protes vinicius jr kepada wasit usai dirinya merasa jadi korban rasisme dari pemain benfica

Vinicius langsung bereaksi sangat cepat. Ia menunjuk ke arah Prestianni lalu berlari menuju wasit sambil menyampaikan protes.  Kamera siaran menangkap momen ketika Vinicius mengatakan pada Letexier bahwa dirinya baru saja dipanggil “monkey”.

Kylian Mbappé juga menguatkan tuduhan itu dalam wawancara setelah pertandingan. Ia menyebut Prestianni memanggil Vinicius “monyet” sampai lima kali sambil menutup mulut dengan kaus. Mbappé bahkan mendesak UEFA menjatuhkan hukuman berat dan melarang Prestianni bermain lagi di Liga Champions.

Wasit Francois Letexier kemudian mengaktifkan protokol anti‑rasisme UEFA di tengah lapangan. Ia menyilangkan kedua lengan membentuk huruf X, lalu menghentikan laga sekitar sepuluh menit. Selama jeda, Vinicius duduk di dekat bangku cadangan Madrid dan sempat terlihat ragu untuk melanjutkan pertandingan.

Di sisi lain, Gianluca Prestianni membantah keras tuduhan tersebut melalui pernyataan di media sosial. Ia mengklaim hanya melakukan “provokasi biasa antar pemain”. Meski demikian, bagi Vinicius dan beberapa pemain Madrid, makna ucapan itu sudah sangat jelas. Dengan laporan tersebut, UEFA kini disebut akan membuka penyelidikan resmi atas dugaan rasisme di laga Benfica vs Real Madrid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait