PSG menjamu wakil Inggris Aston Villa di leg pertama perempat final Liga Champions dengan ekspektasi tinggi. Namun kejutan terjadi saat Morgan Rogers membawa tim tamu unggul lebih dulu lewat penyelesaian klinis pada menit ke-35.
Gol ini lahir dari serangan cepat Villa yang mengeksploitasi ruang kosong di lini belakang PSG — memperlihatkan efektivitas anak asuh Unai Emery meski kalah dalam penguasaan bola.

Respons PSG tak butuh waktu lama. Hanya empat menit berselang, Désiré Doué menyamakan kedudukan dengan gol spektakuler dari luar kotak penalti.
Tendangan melengkungnya gagal diantisipasi Emiliano Martínez dan mengembalikan momentum bagi tuan rumah. Gol ini sekaligus memicu dominasi PSG hingga akhir laga.
Di babak kedua, PSG tampil jauh lebih agresif. Serangan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil di menit ke-62 saat Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol kedua setelah melewati dua pemain bertahan dan mengirim bola keras ke tiang dekat.
Aston Villa mencoba membalas namun kehilangan energi di penghujung laga. PSG menutup kemenangan mereka lewat gol ketiga dari Nuno Mendes di masa injury time — menyambar bola liar hasil tendangan sudut.
Skor akhir 3-1 menjadi modal positif bagi PSG sebelum menjalani leg kedua di Villa Park. Meski Aston Villa masih punya peluang membalikkan keadaan di kandang sendiri, PSG kini berada di atas angin dan menunjukkan bahwa mereka siap bersaing hingga semifinal.
Luis Enrique pun memuji karakter timnya yang tak panik meski tertinggal lebih dulu.