Setelah meraih banyak gelar bersama Real Madrid, termasuk enam trofi Liga Champions dan satu Ballon d’Or, Modric kini mengalihkan fokusnya ke sisi bisnis dalam dunia sepak bola. Pada April 2025, Modric dikonfirmasi telah membeli saham minoritas di Swansea City. Meskipun jumlah saham yang dimilikinya tidak diungkapkan secara rinci, keterlibatannya dianggap signifikan dan berpotensi memengaruhi arah kebijakan klub ke depan.
Bergabung dengan grup investor asal Amerika Serikat seperti Andy Coleman, Brett Cravatt, dan Jason Cohen, Modric menjadi figur paling terkenal dalam jajaran pemilik klub. CEO Swansea City, Tom Gorringe, menyambut langkah ini dengan penuh antusias, menyebut bahwa kehadiran Modric akan membawa perspektif baru yang sangat dibutuhkan klub.
Modric sendiri menyatakan bahwa ini adalah bagian dari persiapannya menuju dunia sepak bola pasca pensiun. Ia ingin terlibat langsung dalam perkembangan klub dan menggunakan pengalamannya di level tertinggi untuk memberikan kontribusi nyata

Swansea City adalah klub dengan sejarah panjang di sepak bola Inggris. Berbasis di Wales, klub ini pernah menikmati masa kejayaan di Premier League antara 2011 hingga 2018. Prestasi terbesar mereka datang pada 2013 saat berhasil menjuarai Piala Liga Inggris. Namun, sejak terdegradasi ke Championship, Swansea belum mampu kembali ke kasta tertinggi.
Musim ini, Swansea menempati papan tengah klasemen Championship dan tengah berupaya untuk setidaknya masuk ke zona play-off. Masuknya Modric ke struktur kepemilikan klub memberikan harapan baru. Dengan pengalaman dan jejaring yang dimiliki oleh sang maestro Kroasia, banyak yang berharap Swansea dapat kembali bersaing di level tertinggi dalam beberapa tahun ke depan.