
Saat ini, Liverpool memuncaki klasemen sementara dengan raihan 79 poin dari 33 pertandingan. Keunggulan mereka makin kokoh setelah pesaing terdekat, Arsenal, hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Crystal Palace. Dengan hasil itu, maksimal poin yang bisa diraih Arsenal adalah 79, sama dengan poin Liverpool sekarang tetapi The Reds masih unggul dalam selisih gol dan jumlah kemenangan.
Pertandingan krusial Liverpool berikutnya adalah menghadapi Tottenham Hotspur pada Minggu, 27 April 2025 di Anfield, pukul 22:30 WIB. Hasil imbang saja sudah cukup bagi The Reds untuk meraih gelar juara Liga Inggris ke-20 sepanjang sejarah mereka.
Apabila Liverpool berhasil mengamankan hasil seri, maka secara matematis Arsenal dan Manchester City tidak lagi bisa mengejar mereka, apapun hasil dari sisa laga lain.
Jika Liverpool resmi menjadi juara pada akhir pekan ini, maka momen menarik akan terjadi pada laga berikutnya. Mereka akan menghadapi Chelsea pada 4 Mei 2025, dan seperti tradisi Liga Inggris, tim lawan biasanya memberikan guard of honour atau penghormatan kepada sang juara.
Menariknya, hal ini berpotensi menjadi simbol balas dendam manis dari insiden terkenal musim 2013/2014 saat Liverpool gagal meraih gelar setelah dikalahkan Chelsea di Anfield, dengan momen tergelincirnya Steven Gerrard yang masih membekas di ingatan para fans.
Gelar ini akan menjadi gelar Liga Inggris pertama Liverpool sejak musim 2019/2020, dan yang ke-20 secara total menyamai rekor Manchester United. Lebih dari itu, keberhasilan ini menjadi catatan manis untuk Arne Slot di musim perdananya, sekaligus menjadi penebusan setelah beberapa musim terakhir Liverpool harus puas hanya menjadi penantang gelar.
Dengan performa impresif sepanjang musim, Liverpool layak berada di puncak. Kini, hanya satu langkah lagi menuju mahkota Premier League 2024/2025. Semua mata akan tertuju ke Anfield pada akhir pekan ini akankah Liverpool merayakan gelar di hadapan publik sendiri?