Barcelona tengah berada dalam performa impresif. Setelah meraih kemenangan 3-2 atas Real Madrid di final Copa del Rey, tim asuhan Hansi Flick kini memimpin La Liga dengan selisih empat poin dan berambisi meraih treble musim ini. Di Liga Champions, mereka mencatatkan rekor kandang yang mengesankan dengan 21 gol dalam enam pertandingan.
Inter Milan, di sisi lain, mengalami penurunan performa di Serie A dengan tiga kekalahan beruntun tanpa mencetak gol. Namun, di Liga Champions, tim asuhan Simone Inzaghi menunjukkan konsistensi dengan hanya dua kekalahan dalam 20 pertandingan terakhir.
Barcelona diperkirakan akan menurunkan susunan pemain yang sama seperti saat final Copa del Rey. Wojciech Szczesny akan tetap mengawal gawang karena aturan UEFA yang membatasi perubahan daftar pemain. Lini belakang akan diisi oleh Jules Koundé, Pau Cubarsí, Íñigo Martínez, dan Gerard Martín. Di lini tengah, Frenkie de Jong akan berperan sebagai pivot, didampingi oleh Pedri dan Dani Olmo. Trio penyerang terdiri dari Lamine Yamal, Ferran Torres, dan Raphinha, yang telah mencetak 12 gol dan 7 assist di Liga Champions musim ini.
Inter Milan kemungkinan besar akan menggunakan formasi 3-5-2 dengan Lautaro Martínez sebagai ujung tombak. Namun, mereka menghadapi masalah cedera pada beberapa pemain kunci seperti Marcus Thuram, Piotr Zielinski, dan Denzel Dumfries.
Dalam sembilan pertemuan terakhir di Liga Champions, Barcelona unggul dengan enam kemenangan, dua kali kalah, dan satu hasil imbang. Di kandang, Barcelona belum pernah kalah dari Inter Milan, mencatatkan tiga kemenangan tanpa kebobolan. Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di fase grup Liga Champions 2022/23. Kala itu, Inter sukses menahan imbang Barcelona 3-3 di Camp Nou setelah menang 1-0 di Giuseppe Meazza. Laga ini diperkirakan akan berjalan ketat dengan kedua tim saling beradu strategi. Barcelona memiliki keuntungan bermain di kandang, namun Inter Milan juga berpotensi mengejutkan dengan kekuatan lini tengah dan serangan balik mereka.