Barcelona tampil dominan sejak awal pertandingan. Pada menit ke-25, Raphinha berhasil memecah kebuntuan dengan gol indah, memanfaatkan umpan terukur dari lini tengah. Gol ini memberikan kepercayaan diri bagi skuad asuhan Hansi Flick untuk terus menekan pertahanan Dortmund.
Memasuki babak kedua, Robert Lewandowski menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol ke gawang mantan klubnya. Gol pertama dicetak pada menit ke-48 melalui sundulan memanfaatkan umpan silang dari Raphinha. Gol kedua lahir pada menit ke-66, di mana Lewandowski dengan tenang menaklukkan kiper Dortmund dalam situasi satu lawan satu. Perayaan golnya menunjukkan profesionalisme tanpa selebrasi berlebihan, menghormati klub yang pernah dibelanya.

Pemain muda berbakat, Lamine Yamal, menutup pesta gol Barcelona dengan mencetak gol keempat pada menit ke-77. Gol ini bermula dari serangan balik cepat yang dimotori oleh lini tengah Barcelona, menunjukkan efektivitas serangan mereka.
Kemenangan 4-0 ini memberikan Barcelona keunggulan agregat yang signifikan menjelang leg kedua di Signal Iduna Park. Meskipun demikian, pelatih Hansi Flick menekankan pentingnya tetap fokus dan tidak meremehkan Dortmund di leg kedua, mengingat dinamika sepak bola yang penuh kejutan.
Dengan hasil ini, Barcelona semakin dekat menuju semifinal Liga Champions, namun tetap harus mewaspadai potensi kebangkitan dari Borussia Dortmund pada pertemuan berikutnya.