
Crystal Palace 1-0 Manchester City
Gol: Eberechi Eze (16’)
Crystal Palace menciptakan sejarah baru dengan meraih trofi besar pertama mereka dalam 120 tahun sejarah klub. Gol semata wayang dicetak oleh Eberechi Eze pada menit ke-16 melalui tendangan voli indah memanfaatkan umpan silang dari Daniel Muñoz.
Laga ini tidak hanya diwarnai permainan taktis, tetapi juga momen kontroversial yang menyita perhatian.
Insiden Kiper Henderson:
Pada menit ke-23, Dean Henderson terlihat menepis bola dengan tangan di luar kotak penalti untuk menghentikan peluang Erling Haaland. Tayangan ulang jelas menunjukkan pelanggaran, namun wasit Stuart Attwell dan tim VAR tak menjatuhkan hukuman apapun. Keputusan ini memicu kritik dan jadi bahan perbincangan hangat.
Penalti Gagal Manchester City:
Pada menit ke-36, Bernardo Silva dijatuhkan di kotak terlarang oleh Tyrick Mitchell, dan wasit menunjuk titik putih. Namun, eksekusi penalti Omar Marmoush berhasil ditepis oleh Henderson, yang juga menggagalkan rebound dari Haaland dalam satu rangkaian penyelamatan gemilang.

Henderson menjadi mimpi buruk bagi lini serang Manchester City. Selain menyelamatkan penalti, ia juga menggagalkan beberapa peluang emas. Penampilannya yang luar biasa menjadikannya salah satu sosok sentral dalam kemenangan Palace.
Bagi City, kekalahan ini menjadi penutup dari musim yang mengecewakan. Setelah gagal di Premier League dan Liga Champions, mereka kembali keok di final domestik seperti musim lalu saat ditumbangkan Manchester United di partai puncak FA Cup. Tekanan terhadap Guardiola pun mulai muncul, seiring ketidakmampuan mempertahankan dominasi.
Dengan kemenangan ini, Crystal Palace Meraih trofi mayor pertama dalam sejarah klub Dipastikan lolos ke fase grup Liga Europa 2025/26 Akan menghadapi Liverpool di ajang FA Community Shield 2025.